A. Pengertian Gaya

IDevice Icon Pengertian Gaya
Tahukah kamu, apa yang menyebabkan balon udara dapat bergerak ke atas?. Balon udara bergerak ke atas karena adanya tekanan udara yang menimbulkan dorongan pada balon. Dalam fisika, dorongan disebut dengan gaya. Selanjutnya gaya diartikan sebagai tarikan atau dorongan
Gaya  menyebabkan benda diam menjadi bergerak, benda bergerak menjadi lebih cepat atau lebih lambat. Dalam hal ini gaya menyebabkan perubahan gerak benda. Selain itu gaya juga dapat menyebabkan perubahan bentuk, misalnya plastisin yang ditekan akan berubah bentuk. Jadi, gaya dapat merubah gerak ataupun bentuk benda
Tahukah kamu apa yang menyebabkan mobil dapat berjalan, apapula yang menyebabkan mobil dapat berhenti?. Mobil berjalan karena gaya dorong mesin dan berhenti karena gaya rem. Gaya seperti ini disebut dengan gaya kontak, yaitu gaya bekerja pada suatu benda melalui kontak (sentuh) langsung antara benda.
Selain gaya kontak adapula gaya tak kontak (tak sentuh), yaitu gaya yang bekerja tanpa melalui sentuhan (kontak) dengan benda. Apa yang menyebabkan seorang penerjun dapat meluncur ke bawah?. Apa pula yang menyebabkan sebuah apel jatuh ketanah? Benda jatuh karena gaya gravitasi bumi. Gaya gravitasi adalah contoh gaya tak sentuk. Contoh gaya tak sentuh lain adalah gaya listrik dan gaya magnet.
 
Gaya termasuk besaran vektor yaitu selain memiliki nilai juga memiliki arah. Gaya ini diukur dengan menggunakan alat yang disebut dinamometer atau neraca pegas. Satuan gaya dalam SI adalah newton yang disingkat N. Sedangkan satuan gaya dalam cgs adalah dyne.
1 N = 105 dyne

iDevice icon Case Study
Sebelum melanjutkan materi, coba ujilah pemahamanmu tentang gaya dengan menjawab soal-soal berikut!

1. Jelaskan apa yang kamu ketahui tentang gaya?


2. Sebutkanlah nama alat ukur dan satuan gaya

3. Jelaskan dua pengaruh gaya pada suatu benda?

4. Sebutkan empat contoh perubahan gerak benda?

5. Sebutkan dua contoh gaya kontak.

6. Sebutkan pula tiga contoh gaya tak kontak!

IDevice Icon Gambar Gaya

Gaya merupakan besaran vektor yang memiliki besar dan arah. Gaya bersifat abstrak tidak dapat dilihat. Untuk itu dalam rangak memudahkan pembahasan, maka gaya digambar dengan menggunakan gambar anak panah. Dalam hal ini panjang anak panah menyatakan besarnya gaya, sedangkan arah anak panah menyatakan arah gaya.

Selain itu operasi penjumlaham, pengurangan, perkalian maupun pembagian harus menggunakan atuan vektor. Pada contoh di atas, arah gaya adalah sudut terhadap sumbu x, sedangkan besar gaya F dapat ditentukan dengan rumus sebagai berikut.