2. Perkalian Vektor

IDevice Icon Pengayaan

Dalam menjelaskan permasalahan fisika sering dilakukan dengan mengalikan dua besaran. Perkalian dua besaran itu dapat berupa:

a. besaran skalar x besaran skalar.

b. besaran vektor x besaran skalar.

c. besaran vektor x besaran vektor.

Perkalian jenis a dan b dapat dilakukan seperti perkalian pada aljabar. Tetapi perkalian jenis c (vektor x vektor) ternyata mengikuti ketentuan khusus.

a. perkalian titik yaitu perkalian : vektor x vektor = skalar.

contoh : Usaha =gaya x perpindahan

b. perkalian silang yaitu perkalain : vektor x vektor = vektor

contoh : Gaya lorentz = arus listrik x medan magnet


iDevice icon Perkalian Titik
Perkalian titik anta vektor A dan B menghasilkan skalar c dirumuskan.

 

 

 

A . B = C

C = A . Bx

= A . B Cos θ

Contoh

Sebuah balok ditarik oleh gaya F = 10 N yang membentuk sudut 30° terhadap horisontal. Hitunglah besarnya usaha yang dilakukan jika benda berpindah sejauh 5 m mendatar.

Jawab.

W = F . S

= S . F Cos 30 °

= 5 . 10 . ½   = 25 N

  

iDevice icon Perkalian Silang

Perkalian silang vektor A dengan B menghasilkan vektor C dirumuskan

A x B = C

Besar C = A.B sin θ

 

 

 

 

Contoh

Sebuah kawat penghantar lurus berarus listrik sebesar 0,5 A berarah ke timur. Kawat tersebut berada pada medan magnet B = 40 Tesla yang berarah ke utara. Tentukanlah besarnya gaya Lorentz yang di alami oleh kawat penghantar tersebut setiap satuan panjang !.

Jawab

F/l = I X B

= I . B Sin 90°

= 0,5 . 40 . 1

= 20 N ke atas.